STUDY LITERATURE REVIEW OF HEALTHY LIVING PATTERNS IN PREVENTING REPEATED ATTACKS ON PATIENTS WITH CORONARY HEART DISEASE

  • Risma Rahmawati Poltekkes Kemenkes Bandung
  • Nandang Ahmad W Poltekkes Kemenkes Bandung
  • Anah Sasmita Poltekkes Kemenkes Bandung
  • Asep Setiawan Poltekkes Kemenkes Bandung

Abstract

This research is backed by the high death each continent due to coronary heart disease (CHD). According to the World Health Agency (WHO) The cause of the most deaths in each continent of all deaths in the world is caused by CHD and 80% of them occur in developing countries. Based on the results of the medical record of the RS Muhammadiyah Gresik in 2016 showed an increase in the rehospitalization patients with complications and re-attacks, one factor of the recurrence of a client with heart attack is due to the inability of coronary heart disease clients in conducting secondary prevention by running a healthy lifestyle.  The study aims to determine the healthy lifestyle of life in preventing repeated attacks in coronary heart disease patients using the Systematic Literature Review method by analyzing 3 research results on healthy lifestyles in cardiovascular disease in the range of 2010-2020 years. The results of the analysis showed a healthy lifestyle description of the 3 research results gained, the results of the first research of most respondents (54.6%) Has a good living pattern, and in the second study of 58 respondents obtained 32 respondents (55.2%) Have a good living pattern. Then on the results of the third study as much (76.4%) Of the total respondents have an




unhealthy lifestyle. It is hoped that nurses always educate patients to exercise healthy lifestyle according to the recommendation so that there is no re-attack with various health promotion media.


Key words     : healthy lifestyle, coronary heart disease

References

1. Setiawan dkk. (2016). Kesintasan Lima Tahun Pasien Penyakit Jantung Koroner Tiga Pembuluh Darah Dengan Diabetes Melitus yang Menjalani Bedsh Pintas Koroner, Intervensi Koroner Perkutan atau Medikamentosa di Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo. 3 (2). 61.
2. Muna, S (2019). Gambaran Pengetahuan Pasien Jantung Koroner Mengenai Pencegahan Kambuh Ulang Penyakit Jantung Koroner Di Poliklinik RS TNI Au dr M Salamun Bandung. Karya Tulis Ilmiah: Program Studi Diploma III pada Jurusan Keperawatan Bandung.
3. Yuspitasari, dkk (2018). Hubungan Kualitas Tidur dengan Kjadian serangan Jantung Pada Pasiem Infark Miokard Akut di RSUD Ulin Banjarmasin. Ejurnal-citrakeperawatan.com/index.php/JCK/article/view/97/.pdf. daikses pada tanggal 18 februari 2020.
4. Rega, D. dkk. (2018). Kajian Kebutuhan Belajar Klien dengan Penyakit Jantung Koroner.https://www.scribd.com/document/394351793/15771-37046-1-SM-pdf. Diakses pada tanggal 17 Februari 2020. Diakses pada tanggal 18 Februari 2020.
5. Roijer, dkk. (2018). Hubungan Pengetahuan Terhadap Kepatuhan Menjalankan pola hidup sehat pada pasien Pasca Intervensi Koroner Perkutan di RSUP DR.Hasan Sadikin Bandung. jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/medisains/article/download/1040/.SM-pdf.
6. Anggraeni & Septi (2016). Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Rawat Ulang Pasien Penyakit Jantung Koroner di ruang jantung RSU dr.H Abdul Moeloek Provinsi Lampung. VII(3) 348-349.
7. Nursalam (2013). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Jakarta: Penerbit Salemba Medika.
8. Notoatmodjo, S (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
9. Wahono, R. S. (2016). Systematic Literatur Review : Pengantar, Tahapan dan Studi Kasus.https://romisatriawahono.net/publications/2016/wahono-slr-may2016.pdf. Diakses pada tangggal 16 April 2020.
10. Majid, A (2018). Asuhan Keperawatan pada Pasien Dengan Gangguan Sistem Kardiovaskuler. Yogyakarta: PUSTAKA BARU PRESS.
11. Rilantono. (2012). Penyakit Kardiovaskular (PKV). Jakarta : Badan Penerbit
12. FKUI.
13. Nurmala, A (2017). Gambaran Pola Hidup Sehat dan Polled Cohort Equation Responden usia 40-65 Tahun Pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di Kabupaten Sleman DIY. Skripsi. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta: Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
14. Dinkes (2019). Pola Hidup Sehat. https://dinkes.pekalongankota.go.id/video/pola-hidup-sehat.html. diakses pada tanggal 12 Februari 2020 : 10.19.
15. Humaniora (2018). “Medical Check Up Memadai Serangan Jantung Cegah Serangan Jantung”. dalam media Indonesia (2): 20. Jakarta.
16. Kurniadi. H (2013). STOP gejala penyakit Jantung Koroner. Yogyakarta: Familia.
17. Aurora, dkk. (2012).Peran Konseling Berkelanjutan pada Penanganan Pasien Hiperkolesterolemia. J Indon Med Assoc. 62 (5) 196-199.
18. Ratnasari, D. Dkk. (2016). Gambaran Pola Hidup Pasien Gagal Jantung Kongesif Paska Rawat di RSUD dr.Slamet Garut tahun 2016. Skripsi. Sekolah Tinggi Kesehatan Karsa Husada Garut: Fakultas Keperawatan Sekolah Tinggi Kesehatan Karsa Husada Garut.
19. Welis,dkk. (2016). Gizi untuk Aktifitas Fisik dan Kebugaran. Padang : Sukabina Press.
20. Kurnadi. H (2015). STOP! Gejala Penyakit Jantung Koroner, Kolesterol Tinggi, Diabetes Melitus, Hipertensi. Yogyakarta: Istana Media.
21. Chasanah, M (2010). Hubungan Antara Gaya Hidup Sehat Dengan Perilaku Merokok Pada Karyawan di Yogyakarta. Skripsi: Fakulas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
22. Marniati, dkk (2019). Gaya Hidup Penderita Penyakit Jantung Koroner di Rumah Sakit Zainoel Abidin Banda Aceh. http://jurnal.uui.ac.id/. Diaskes pada tanggal 27 Mei 2020.
23. Yadi,A, dkk.(2014). Faktor gaya hidup dan Stress yang Beresiko Terhadap Kejadian Penyakit Jantung Koroner. http://openjurnal.unmuhpnk.ac.id/. Diakses pada tanggal 27 Mei 2020.
24. Mitra Keluarga (2016). Life Love Laughter: Penanganan PJK Cegah PJK dengan Modifikasi Gaya Hidup. Bekasi Timur: Sapa Redaksi.
Published
2020-07-12
How to Cite
RAHMAWATI, Risma et al. STUDY LITERATURE REVIEW OF HEALTHY LIVING PATTERNS IN PREVENTING REPEATED ATTACKS ON PATIENTS WITH CORONARY HEART DISEASE. Jurnal Kesehatan Siliwangi, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 192-205, july 2020. Available at: <https://juriskes.com/index.php/jks/article/view/1546>. Date accessed: 10 aug. 2020.

Most read articles by the same author(s)