GAMBARAN SELF- EFFICACY MOBILISASI PASIEN PASCA BEDAH

Authors

  • Lina Erlina Keperawatan Bandung

DOI:

https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v11i1.618

Keywords:

Self-efficacy, mobilization, Postoperative

Abstract

ABSTRAK: Mobilisasi merupakan intervensi keperawatan yang penting dilakukan pada pasien pasca bedah. Mobilisasi memiliki manfaat mempercepat pemulihan dan penyembuhan luka pasca  bedah.  Self-efficacy  yang  tinggi  pada  pasien  untuk melakukan mobilisasi dini pasca operasi sangat diperlukan mengingat banyaknya hambatan mobilisasi pada pasien pasca bedah. Tujuan penelitian yaitu mengetahui bagaimana gambaran self efficacy mobilisasi pasien pasca bedah. Desain penelitian adalah studi deskriptif, dengan sampel 75 pasien yang diambil secara purposive sampling. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah variable self-efficacy mobilisasi. Intrumen yang digunakan adalah Instrumen self-efficacy mobilisasi. Hasil penelitian   menunjukkan  hanya sebagian kecil (17,3%) pasien pasca bedah yang memiliki self efficacy tinggi. Perlu dilakukan penelitian lanjutan tentang factor-faktor yang mempengaruhi dan  intervensi keperawatan yang tepat untuk meningkatkan self efficacy  mobilisasi pasien

References

1. Sjamsuhidajat. (2010). Buku Ajar Ilmu Bedah, Edisi II. Jakarta : EGC
2. Potter, P.A., Perry, A.G. (2006). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, Praktik. Jakarta : ECG
3. Carpenito, (2000). Buku Saku Diagnosa Keperawatan (terjemahan).Edisi 8. Jakarta: EGC
4. Kozier, Barbara dkk. (2011). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses & Praktik Edisi 7 Volume 2. Jakarta : ECG.
5. Lewis, Heitkemper & Dirksen. (2004). Medical-surgical nursing : Assesment and Management of clinical problems ( ed). St. ouis : Mosby. (Roper dalam Wahyuni, 2002).
6. Arianti. (2017). “Efektifitas Edukasi Video Animasi Mobilisasi Dini Pada Pemulihan Kemampuan Berjalan Pasien Post Pembedahan” Jurnal Ilmiah Kesehatan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
7. Bandura, A. (2006). Guide for constructing self-efficacy scales. Self-Efficacy Beliefs of Adolescents, 307–337. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
8. Erlina, Lina (2017). Instrumen self efficacy Mobilisasi. Depok : Fakultas Ilmu Keperawatan Program Studi Doktor Keperawatan
9. Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta
10. Nursalam. (2008). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan : Pedoman Skips, Tesis, dan InstrumenPenelitian. Jakarta : Salemba Medika
11. Hastono, Sutanto. (2016). Analisis Data Pada Bidang Kesehatan. Depok : Rajawali Pers
12. Roberts, B. L., Dolansky, M. a., & Weber, B. a. (2010). Psychometric Properties of the Task Self-Efficacy Scale for Everyday Activities in Older Adults. Research and Theory for Nursing Practice, 24(2), 113–127. https://doi.org/10.1891/1541-6577.24.2.113
13. Bandura, A. (1997). Self efficacy: the exercise of control. New York: W.H. Freeman and Company
14. Drolet, a., DeJuilio, P., Harkless, S., Henricks, S., Kamin, E., Leddy, E. a., … Williams, S. (2012). Move to Improve: The Feasibility of Using an Early Mobility Protocol to Increase Ambulation in the Intensive and Intermediate Care Settings. Physical Therapy, 93(2), 197–208. https://doi.org/10.2522/ptj.20110400
15. Chase, A. (2000). Information to users.https://doi.org/10.16953/deusbed.74839

Downloads

Published

2019-07-02

How to Cite

Erlina, L. (2019). GAMBARAN SELF- EFFICACY MOBILISASI PASIEN PASCA BEDAH. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 11(1), 52-57. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v11i1.618