PERBEDAAN WAKTU TINGGAL BIOFILTER SECARA AEROB DALAM PENURUNAN KADAR COD LIMBAH CAIR FARMASI

Authors

  • Alisa Dianti Latifa Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Bandung
  • Tatang Rony S

DOI:

https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v11i2.722

Keywords:

Chemical Oxygen Demand (COD), Limbah Cair Farmasi, Biofilter, Bioball, Waktu tinggal

Abstract

Salah satu limbah cair industri farmasi mengandung kadar Chemical Oxygen Demand (COD) yang tinggi sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Pada penelitian ini akan menganalisis perbedaan waktu tinggal biofilter (bioball) secara aerob yaitu waktu tinggal 6 jam, 7 jam, dan 8 jam dalam penurunan kadar COD limbah cair farmasi Jenis penelitian yaitu eksperimen dengan desain penelitian pre-post with control. Teknik pengambilan sampel yaitu grab sampling dan jumlah pengulangan sebanyak 6 kali. Jumlah sampel  yang diuji yaitu 42 sampel dengan volume yaitu 1 liter dan volume sampel untuk pemeriksaan kadar COD sebanyak 10 mL.. Rata-rata kadar COD sebelum perlakuan yaitu 166,17 ppm. Hasil menunjukkan rata-rata penurunan kadar COD pada waktu tinggal 6 jam, 7 jam dan 8 jam berturut-turut adalah 38,33 ppm (23,04%); 49,83 ppm (29,99%); dan 71,17 ppm (42,82%). Hasil uji One Way Anova menunjukkan P value 0,000 < α (0,05) artinya terdapat perbedaan waktu tinggal biofilter secara aerob terhadap penurunan kadar COD. Waktu tinggal efektif untuk menurunkan kadar COD yaitu 8 jam. Disarankan untuk melakukan penambahan waktu seeding mikroorganisme dan meneliti terkait ketebalan biofilm terhadap penurunan kadar COD

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2019-07-11

How to Cite

Latifa, A. D., & S, T. R. (2019). PERBEDAAN WAKTU TINGGAL BIOFILTER SECARA AEROB DALAM PENURUNAN KADAR COD LIMBAH CAIR FARMASI. JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, 11(2), 142–146. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v11i2.722