ANALISIS SPASIAL KASUS KEMATIAN BALITA

Authors

  • Seftika Indra Murhanda Putri universitas diponegoro
  • Cahya Tri Purnami Biostatistik dan Kependudukan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro
  • Farid Agushybana Biostatistik dan Kependudukan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro
  • Yudhy Dharmawan Biostatistik dan Kependudukan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Keywords:

Analisis spasial, Kematian balita, Aksesibilitas geografi

Abstract

Angka Kematian Balita (AKABA) di Kabupaten Wonogiri berada pada angka 11.39 per 1000 kelahiran hidup. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kejadian kematian balita adalah aksesibilitas geografis. Aplikasi sistem informasi yang dapat digunakan untuk mengelola data kesehatan dan menggambarkan masalah kesehatan berbasis geografis dengan visualisasi peta adalah menggunakan aplikasi sistem informasi geografis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis distribusi spasial kasus kematian balita di Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain penelitian case study. Sampel penelitian yang memenuhi kriteria sebanyak 96 kasus, yang diperoleh dari total populasi (115 kasus). Analisis penelitian dilakukan secara univariat, dan spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 75% kasus kematian balita terjadi pada kelompok umur bayi, umur ibu beresiko, dan orang tua berpendidikan dasar, serta lebih dari 50% tingkat pendapatan orang tua berada di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK). Lebih dari 50% kasus kematian terjadi pada jarak ke fasilitas kesehatan tingkat pertama ≥ 3 KM, dan lebih dari 75% kasus terjadi pada jarak ke rumah sakit dan tempat rujukan terakhir ≥ 5 KM. Persebaran kasus kematian balita banyak terjadi di wilayah dataran tinggi, sedangkan persebaran fasilitas kesehatan banyak tersebar di wilayah yang dekat dengan pusat pemerintahan kabupaten yang padat penduduk. Jangkauan fasilitas kesehatan terhadap kasus kematian balita banyak terjadi pada radius lebih 5 KM. Kasus kematian balita pada tahun 2018 lebih banyak terjadi pada daerah yang memiliki jangkauan ke fasilitas kesehatan lebih dari standar.

References

Syukri M, Soejoenoes A, Hadisaputro S. Analisis Distribusi Spasial Kematian Balita Usia < 5 Tahun Ditinjau Dari Faktor Risiko Kematian di Kabupaten Dompu Tahun 2015 - 2016. J Heal Care Media. 2017;3(2):43-50.

BKKBN. Survei Demogrfi Dan Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional; 2018.

Ermalena. Indikator Kesehatan SDGs Di Indonesia. In: Tujuan Pembangunan Indonesia. ; 2017:13-15. doi:10.1007/BF01886316.

Dinas Kesehatan Jawa Tengah. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah 2017. Dinkes Jateng. 2017;3511351(24):1-62. doi:10.5606/totbid.dergisi.2012.10.

Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri. Profil Kesehatan Kabupaten Wonogiri 2017. 2017. https://dinkes.wonogirikab.go.id/wp-content/uploads/2018/10/Profil-Kesehatan-2017_02.pdf.

Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri. Profil Kesehatan Kabupten Wonogiri Tahun 2018. 2019. https://dinkes.wonogirikab.go.id/2019/09/20/profil-kesehatan-tahun-2018-kab-wonogiri/.

Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri. Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri Tahun 2016 - 2021. Vol 3.; 2016. doi:https://doi.org/10.3929/ethz-b-000238666.

Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Kesehatan. Peratur Menteri Kesehat Republik Indones Nomor 46 Tahun 2014 tentang Sist Inf Kesehat. 2014:1-66. https://www.kemenkopmk.go.id/sites/default/files/produkhukum/PP Nomor 46 Tahun 2014.pdf.

Muhardi R. Analisis Spasial Dengan Open Source GIS. Pertama. Yogyakarta: Mobius; 2018.

Roth S, Landry M, Ebener S, Marcelo A, Kijsanayotin B, Parry J. The Geography of Universal Health Coverage : Why Geographic Information Systems Are Needed to Ensure Eqitable Access to Quality Health Care.; 2016.

Kadobera D, Sartorius B, Masanja H, Mathew A, Waiswa P. The Effect of Distance to Formal Health Facility on Childhood Mortality in Rural Tanzania, 2005-2007. Glob Health Action. 2012;5(November):1-9. doi:10.3402/gha.v5i0.19099.

Notoatmodjo S. Metodologi Penelitian Kesehatan. Revisi. Jakarta: Rineka CIpta; 2012.

Rofiqoch I, Effendi JS, Bratakoesoema DS. Hubungan Umur Ibu, Paritas dan Penolong Persalinan dengan Kematian Neonatal di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Banjarnegara Tahun 2013. J Kesehat Reproduksi. 2016;3(1):60-68.

Tarigan IU, Afifah T, Simbolon D. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pelayanan Bayi di Indonesia: Pendekatan Analisis Multilevel. J Kesehat Reproduksi. 2017;8(1):103-118. doi:10.22435/kespro.v8i1.6879.103-118.

Prabamukti PN, Purnami CT, Widagdo L. Analisis Faktor Risiko Status Kematian Neonatal (Studi Kasus Kontrol di Kecamatan Losari Kabupaten Brebes. J Promosi Kesehat Indones. 2008;3(1):1-9.

Azizah I, Handayani OK. Kematian Neonatal di Kabupaten Grobogan. Higeia J Public Heal Res Dev. 2017;1(4):72-85.

Bangun IF, Abdiana, Edlson. Faktor Risiko Kematian Neonatal di Kabupaten Kepulauan Mentawai. J Endur Kaji Ilm Probl Kesehat. 2019;4(1):26-33. http://doi.org/10.22216/jen.v4i1.3641.

Sulistiyanti I, Easteryanti D. Analisis Faktor Penyebab Tidak Langsung Kasus Kematian Bayi di Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung Tahun 2012 - 2013. J Dunia Kesmas. 2015;4:5-13.

Woldeamanuel BT. Socioeconomic , Demographic , and Environmental Determinants of Under-5 Mortality in Ethiopia : Evidence from Ethiopian Demographic and Health Survey , 2016. 2019;2019:13. https://www.hindawi.com/journals/cdr/2019/1073782/ref/.

Kedeputian Evaluasi Kinerja Pembangunan Bappenas. Kajian Evaluasi Pembangunan Sektoral: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelangsungan Hidup Anak. Bappenas. 2009:75.

Kashima S, Suzuki E, Okayasu T, Louis RJ, Eboshida A. Association between Proximity to a Health Center and Early Childhood Mortality in Madagascar. 2012;7(6). doi:10.1371/journal.pone.0038370.

Laksono AD, Laksmiarti T, Suharmiati, Dkk. Aksesibilitas Pelayanan Kesehatan Di Indonesia. Cetakan 3. Yogyakarta: Kanisius; 2018.

Downloads

Published

2020-10-30

How to Cite

Putri, S. I. M., Purnami, C. T., Agushybana, F., & Dharmawan, Y. (2020). ANALISIS SPASIAL KASUS KEMATIAN BALITA. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 12(2), 297-308. Retrieved from https://juriskes.com/index.php/jrk/article/view/833