DAMPAK PENCEMARAN SUNGAI DI INDONESIA TERHADAP GANGGUAN KESEHATAN : LITERATURE REVIEW

Authors

  • Farida Sugiester S Magister Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
  • Yura Witsqa Firmansyah Magister Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
  • Wahyu Widiyantoro Magister Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
  • Mirza Fathan Fuadi Magister Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro
  • Yana Afrina, Afdal Hardiyanto Magister Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

DOI:

https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v13i1.1829

Keywords:

River Pollution, Complaints Of Skin Disease, Diarrhea

Abstract

River pollution in Indonesia is very high. throughout 2016, based on data from the Ministry of Environment and Forestry (LHK), out of 140 rivers in 34 provinces, 73.24% were in a polluted status. There are 2.01% of rivers that meet class 2 water quality standardsUsing this review literature approach to determine the relationship between river pollution and health problems based on the results of previous studies summarized in environmental health-based research.This research is a literature review. literature review is a methodology used in research that aims to collect and take the essence of previous research and analyze some of the expert's overview written in the text.The decrease due to water quality will reduce the usability, yield, productivity, and carrying capacity of water resources which in turn will worsen the natural resources depletion. Water sources are divided into 4 groups, namely surface water, ground water, rainwater and spring water. In several studies that have been analyzed, the water sources used are river water and well water.Based on the analysis that has been reviewed from the above research, it can be concluded that the community uses rivers and wells in their daily activities. This can be seen clearly from several studies that analyzed water quality from chemical, physical, and biological parameters that exceed quality standards. From this pollution, health problems such as skin disorders, dermatitis, and diarrhea are found.

References

Hariandja RY. Tingkat Pencemaran Sungai. Media Indonesia. Published 2017. Accessed March 26, 2020. https://mediaindonesia.com/humaniora/100904/tingkat-pencemaran-sungai-tinggi

Menteri Negara Lingkungan Hidup. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No 01 Tahun 2010 Tentang Tata Laksana Pengendalian Pencemaran Air. Menteri Negara Lingkung Hidup. Published online 2010:169.

MenLHK. Pusat Data dan Informasi Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Indeks kualitas lingkungan Indonesia tahun 2017. Published online 2017. https://www.menlhk.go.id/site/single_post/1551

Pradana HA, Wahyuningsih S, Novita E, Humayro A, Purnomo BH. Identifikasi Kualitas Air dan Beban Pencemaran Sungai Bedadung di Intake Instalasi Pengolahan Air PDAM Kabupaten Jember. J Kesehat Lingkung Indones. 2019;18(2):135. doi:10.14710/jkli.18.2.135-143

Hatifah P, Anwar A, Risva. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas bakteorologis e. coli sungai karang mumus serta gejala diare pada balita di kelurahan bandara kecamatan sungai pinang kota Samarinda. Hig J Kesehat Lingkung. 2018;4(3):159-168.

SAKTI MP. Analisis Kualitas Air Sungai Dan Karakteristik Individu Dengan Keluhan Gangguan Kulit Pada Masyarakat Sekitar Sungai Tanjung Raja. Published online 2018. https://repository.unsri.ac.id/11461/7/RAMA_13101_10011181419035_0028067806_01_front_ref.pdf

H S. Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. J Bus Res. Published online 2019:104, pp. 333–339.

Samekto C dan WE. Potensi Sumber Daya Air di Indonesia. In Seminar Nasional : Aplikasi Teknologi Penyediaan Air Bersih Kabupaten/Kota di Indonesia(pp.1–20). In: Pusat Teknologi Lingkungan-BPPT Jakarta; 2010.

Hidup L. PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2021 TENTANG PENYELENGGARAAN PERLI N DU NGAN DAN PENGELO I-AAN LINGKUNGAN HIDUP. 2021;(085459).

Peraturan Pemerintah. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2001. Peratur Pemerintah Republik Indones. Published online 2001:1-22.

Schwarzenbach RP, Egli T, Hofstetter TB, von Gunten U WB. Polusi air global dan kesehatan manusia. Sumber Daya Lingkungan. Published online 2010:Annu Rev 35: 109-136.

PPLH Mangkubumi. Air Sungai di Indonesia Tercemar Berat. Published 2017. https://pplh-mangkubumi.or.id/2017/02/27/air-sungai-di-indonesia-tercemar-berat/

Nurhasanah Rambe. ANALISIS KUALITAS AIR SUNGAI AEK KUNDUR DAN KELUHAN GANGGUAN KULIT PADA MASYARAKAT SEKITAR SUNGAI DI DESA LINGGA TIGA KECAMATAN BILAH HULU KABUPATEN LABUHANBATU TAHUN 2017. Published online 2017.

Syafitri L, Rahmawati R, Fitria L. Insidensi Penyakit Diare Berdasarkan Kepadatan Bakteri Coliform Di Sungai Jawi, Kota Pontianak. J Teknol Lingkung Lahan Basah. 2017;5(1):1-10. doi:10.26418/jtllb.v5i1.18538

Riris S Purba. HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE, KUALITAS DAN PENGGUNAAN AIR BERSIH DENGAN KELUHAN GANGGUAN KULIT PADA PETANI DI KECAMATAN PAKKAT KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN TAHUN 2017. Published online 2017.

Akhiat, SKM MS. Pemanfaatan Air Kolong dalam Kegiatan Mandi , Cuci dan Kakus terhadap kejadian Penyakit Kulit. Published online 2017.

KEMENKES RI. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Published 2019. https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-indonesia-2019.pdf

KEMENTERIAN KESEHATAN RI. Hasil utama RISKESDAS 2018. KEMENKES RI. Published online 2018:1-200. doi:10.1088/1751-8113/44/8/085201

Radityastuti R, Anggraeni P. Karakteristik Penyakit Kulit Akibat Infeksi di Poliklinik Kulit Dan Kelamin RSUP Dr. Kariadi semarang Periode Januari 2008 – Desember 2010. Media Med Muda. 2017;2(2):137-142.

KEMENKES RI. Profil Kesehatan Indonesia tahun 2010. MENTERI KESEHATAN INDONESIA. Published 2010. https://pusdatin.kemkes.go.id/article/view/13010200017/profil-kesehatan-indonesia-tahun-2010.html

Fera Meliyanti. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA. J ILMU Kesehat AISYAH. 2016;VOLUME 1 N.

Susanti E. Risk Factors for Diarrhea Cases in Communities Living Along Deli River, North Sumatera. J Epidemiol Public Heal. 2018;04(01):47-54. doi:10.26911/jepublichealth.2019.04.01.06

Winenti W, Widiyanto T. Hubungan Pencemaran Sumber Air Dan Perilaku Ibu Dengan Kejadian Diare Pada Anak Balita Di Desa Sirkandi Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara Tahun 2016. Bul Keslingmas. 2017;36(4):350-359. doi:10.31983/keslingmas.v36i4.3114

Arry Pamusthi Wandansari. KUALITAS SUMBER AIR MINUM DAN PEMANFAATAN JAMBAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN DIARE. J Kesehat Masy. 2013;9(16):24-29.

Jesika P, Hilal N. Hubungan Jenis Sumber Air Dan Personal Hygiene Dengan Kejadian Penyakit Dermatitis Di Desa Kedungrandu Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas Tahun 2016. Bul Keslingmas. 2017;36(4):494-500. doi:10.31983/keslingmas.v36i4.3131

Alprida H, Nurmaini, Surya D. Pengaruh Personal Hygiene dan Kondisi Fisik Rumah Serta Penggunaan Air Sungai Terhadap Kejadian Dermatitis Kontak Iritan dan Infeksi pada Masyarakat di Kecamatan Batunadua Kota Padangsidimpuan Tahun 2015. J Kesehat Ilm Indones. 2016;1(1):22-26.

Erwin Pujiastuti EP. PENYEDIAAN AIR BERSIH, DAN PERSONAL HYGIENE YANG BURUK BERPENGARUH TERHADAP INFEKSI KULIT PADA REMAJA. J Penelit Keperawatan Vol 1, No 1, Januari 2015. 2015;1(1):53-63.

Avita AR, Wahyuni Sahani. HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE TERHADAP PENYAKIT DERMATITIS DI PONDOK PESANTREN BABUL KHAER KAB.BULUKUMBA. J Sulolipu Media Komun Sivitas Akad dan Masyaraka. 2020;20(1):83-89.

Maya Cintia Melani. HUBUNGAN ANTARA PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN PENYAKIT KULIT PADA WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KLAS II A MALANG. Published online 2018.

Downloads

Published

2021-08-03

How to Cite

Farida Sugiester S, Yura Witsqa Firmansyah, Wahyu Widiyantoro, Mirza Fathan Fuadi, & Yana Afrina, Afdal Hardiyanto. (2021). DAMPAK PENCEMARAN SUNGAI DI INDONESIA TERHADAP GANGGUAN KESEHATAN : LITERATURE REVIEW. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 13(1), 120-133. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v13i1.1829