HUBUNGAN KADAR SERUM 25 (OH) VITAMIN D IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN PERINATAL BAYI BARU LAHIR

Authors

  • Meyta Rezki Putri Department of midwifery, Hasanuddin university, Indonesia
  • Aminuddin Department of Nutrition faculty of Public Health, Hasanuddin university, Indonesia
  • Nasruddin Deparment of Medical School, Muslim University, Indonesia

Abstract

Vitamin D merupakan masalah gizi terbaru yang menjadi perhatian saat ini. Defisiensi atau insufiensi Vitamin D termasuk masalah kesehatan masyarakat yang global. Pada ibu hamil, status Vitamin D ibu berhubungan dengan kualitas outcome kehamilan. Manifetasi efek dari status Vitamin D yang kurang akan mempengaruhi perkembangan janin dan kesehatan ibu mulai dari pra-konsepsi, proses kelahiran dan Birth size ( ukuran bayi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar serum 25 (OH) pada ibu hamil terhadap keluaran bayi. Desain penelitian menggunakan kohort study pada 62 sampel ibu hamil melalui penyampelan purposive dengan menilai hubungan antara kadar serum 25 (OH) vitamin D ibu hamil dengan keluaran bayi. Hubungan antara kadar serum 25 (OH) vitamin D ibu hamil dengan BBLR dan Prematur bayi di uji dengan menggunakan chi square test  dan korelasi yang digunakan untuk menilai hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kadar serum 25 (OH) vitamin D ibu hamil dengan kejadian BBLR dengan nilai (p=0,000 <α=0,485) dan Prematur (p=0,000 <α=0,331). Penilaian kadar serum 25 (OH) vitamin D dengan menilai kelahiran bayi dapat dapat dilakukan penelitian selanjutnya dengan pemilihan syarat sampel

 

Downloads

Published

2020-10-30

How to Cite

Putri, M. R., Aminuddin, & Nasruddin. (2020). HUBUNGAN KADAR SERUM 25 (OH) VITAMIN D IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN PERINATAL BAYI BARU LAHIR. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 12(2), 410-415. Retrieved from https://juriskes.com/index.php/jrk/article/view/847