ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL QC PADA PEMERIKSAAN GLUKOSA, KOLESTEROL TOTAL, DAN ASAM URAT

Authors

  • Fida Fauziyyah Amani Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bandung
  • Sonny Feisal Rinaldi
  • Surya Ridwanna
  • Entuy Kurniawan

DOI:

https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v11i2.795

Abstract

Hasil pemeriksaan laboratorium diestimasi memiliki pengaruh sekitar 70% dalam pengambilan keputusan klinis. Salah satu tahap dalam pemeriksaan laboratorium adalah tahap analitik, jenis kesalahan pada tahap analitik pemeriksaan laboratorium terbagi menjadi kesalahan acak yang dihitung sebagai  koefisien variasi (CV%) dan kesalahan sistematik yang dihitung sebagai bias (d%).  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi hasil QC pada pemeriksaan glukosa, kolesterol total, dan asam urat. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif cross sectional terhadap hasil quality control pemeriksaan glukosa, kolesterol total dan asam urat. Jenis kesalahan yang terjadi adalah kesalahan sistematik dan kesalahan acak. Selain parameter glukosa pada bulan Maret, nilai bias (d%) semua parameter pada bulan Januari sampai April melewati batas bias yang diizinkan berdasarkan variasi biologis. Koefisien variasi (CV%) semua parameter pada bulan Januari sampai April di luar batas yang diperbolehkan berdasarkan variasi biologis. Berdasarkan hasil investigasi sumber kesalahan menggunakan root cause analysis kesalahan sistematik yang terjadi diantaranya fotometer yang belum dikalibrasi dan melarutkan bahan kontrol tidak dengan pipet yang sesuai. Sedangkan sumber kesalahan acak adalah kondisi lingkungan yang tidak stabil, variasi teknik pemipetan, dan variasi perlakuan bahan kontrol setelah keluar dari freezer.

References

1. Gras, Jeremy M. Laboratory Quality Control and Patient Safety. s.l. : De Gruyter, 2017.
2. Dasgupta, Amitava and Sepulveda, Jorge L. Accurate Results in the Clinical Laboratory: A Guide to Error Detection and Correction 1st Edition. Oxford : Elsevier, 2013. 978-0124157835.
3. WHO. Laboratory Quality Management System Handbook. Lyon : World Health Organization, 2011. 978 92 4 154827 4 .
4. A Review of Medical Errors in Laboratory Diagnostics and Where We Are Today. Hammerling, Julie A. 2, s.l. : labmedicine, 2012, Vol. 43.
5. KEMENKES. Peraturan Menteri Kesehatan No.37 Tahun . 2012.
6. Praptomo, Agus Joko. Pengendalian Mutu Laboratorium Medis. Yogyakarta : Deepublish, 2018. 978-602-453-892-7.
7. Bishop, Schoeff and Fody. Clinical chemistry. Principles, techniques, correlations. Philadelphia : Wolters Kluwer/Lippincott Williams & Wilkins, 2013.
8. Siregar, Maria Tuntun, et al. Bahan Ajar Teknologi Laboratorium Medik: Kendali Mutu. Jakarta : Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes, 2018.
9. Departemen Kesehatan RI. Pedoman Praktik Laboratorium Kesehatan yang Benar. Jakarta : Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik, 2008.
10. Kantasubrata, J.Jaminan Mutu Data Hasil Pengujian : Kontrol Sampel dan Aplikasinya. Bandung : RC Chem Learning Centre, 2008.

Downloads

Published

2019-07-19

How to Cite

Amani, F. F., Rinaldi, S. F., Ridwanna, S., & Kurniawan, E. (2019). ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HASIL QC PADA PEMERIKSAAN GLUKOSA, KOLESTEROL TOTAL, DAN ASAM URAT. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 11(2), 274-279. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v11i2.795

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>