COST-EFFECTIVENESS ANALYSIS (CEA) BAHAN KONTROL KOMERSIAL DAN POOL SERUM PASIEN

Authors

  • Farah Dina Salma Analis Kesehatan Poltekkes Bandung
  • Ira Gustira Rahayu
  • Sonny Feisal Rinaldi
  • Nani Kurnaeni

DOI:

https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v11i1.797

Keywords:

Cost-Effectiveness Analysis (CEA), Bahan Kontrol, Glukosa

Abstract

Kebutuhan terhadap pemeriksaan laboratorium yang bertambah dapat menjadi penyebab peningkatan biaya pemeriksaan. Namun peningkatan biaya ini tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas pemeriksaan itu sendiri. diperlukan suatu sistem manejerial yang efektif dalam mengelola aspek keuangan dan kualitas pemeriksaan, termasuk didalamnya adalah pemilihan jenis bahan kontrol. Pemilihan jenis bahan kontrol dapat menunjang peningkatan kualitas laboratorium karena terlibat langsung dalam penyelenggaraan kendali mutu internal suatu laboratorium. ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan kontrol komersial menjadi permasalahan bagi laboratorium di negara berkembang. Karena itu pool serum dapat menjadi alternatif pilihan dalam penyelenggaraan kendali mutu internal. Cost-Effectiveness Analysis (CEA) adalah alat yang tepat dalam membandingkan dua intervensi kesehatan atau lebih dalam aspek ekonomi dan kemanfaatannya. Karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui jenis bahan kontrol manakah yang memiliki aspek ekonomi dan kemanfaatan paling tinggi pada pemeriksaan glukosa darah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif komparatif dengan melakukan pengumpulan dan analisis data total biaya dan tingkat efektivitas dari masing – masing jenis bahan kontrol. Data yang terkumpul diolah menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukan total biaya untuk penggunaan bahan kontrol komersial adalah Rp728,020.00 dan Rp752,442.50 untuk penggunaan pool serum. Tingkat efektivitas yang didapatkan adalah 93.39% untuk bahan kontrol komersial dan 96.33% untuk pool serum. Hasil akhir average cost-effectiveness ratio (ACER) penggunaan bahan kontrol komersial adalah Rp7,795.67 dan Rp7,811.11 untuk pool serum. Penggunaan bahan kontrol komersial memiliki nilai ACER lebih rendah dibandingkan penggunaan pool serum. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan kontrol komersial sebagai bahan kontrol lebih cost-effective dibandingkan dengan penggunaan pool serum sebagai bahan kontrol.

References

1. Bogavac-Stanojevic, N., & Jelic-Ivanovic, Z. (2017). The Cost-Effective Laboratory: Implementation of Economic Evaluation of Laboratory Testing. Journal of Medical Biochemistry, 36(3), 238–242. https://doi.org/10.1515/jomb-2017-0036
2. Jamtsho, R. (2013). Stability of lyophilized human serum for use as quality control material in Bhutan. Indian Journal of Clinical Biochemistry, 28(4), 418–421. https://doi.org/10.1007/s12291-013-0328-x
3. Khan, M. A. U., & Khan, F. A. (2004). Low cost quality control human serum: Method of preparation, validation of values and its comparison with the commercial control serum. Journal of the Pakistan Medical Association, 54(7), 375–378.
4. Kemenkes RI. (2013). Pedoman Penerapan Kajian Farmakoekonomi.
5. Kementerian Kesehatan RI. (2014). situasi dan analisis diabetes.
6. World Health Organization (WHO). (2016). Diabetes, fakta dan angka kematian

Downloads

Published

2019-07-19

How to Cite

Salma, F. D., Rahayu, I. G., Rinaldi, S. F., & Kurnaeni, N. (2019). COST-EFFECTIVENESS ANALYSIS (CEA) BAHAN KONTROL KOMERSIAL DAN POOL SERUM PASIEN. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 11(1), 293 - 298. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v11i1.797

Most read articles by the same author(s)