STABILITAS AKTIVITAS ALT SERUM, PLASMA HEPARIN, DAN PLASMA EDTA PADA SUHU SIMPAN 2-8oC

Chitra Adzka Nabila Chindara, Nani Kurnaeni, Betty Nurhayati, Sonny Feisal Rinaldi

Abstract

Kesalahan terbanyak dalam pemeriksaan laboratorium klinis yaitu pada tahap pra analitik dapat terjadi saat penanganan sampel. Salah satu pemeriksaan laboratorium klinis yaitu pemeriksaan aktivitas ALT. Berdasarkan wawancara, spesimen biasanya disimpan di laboratorium pada suhu 2-8oC sebelum dimusnahkan dengan waktu yang berbeda tiap laboratorium. Spesimen yang dapat digunakan untuk pemeriksaan aktivitas ALT adalah serum, plasma heparin, dan plasma EDTA. Penelitian ini bertujuan untuk melihat stabilitas pada 3 jenis sampel yang berbeda terhadap parameter ALT. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 2400 µL untuk masing-masing sampel. Metode penelitian ini adalah sampel serum, plasma heparin, dan plasma EDTA diperiksa langsung dan ditunda selama total 15 hari yang disimpan pada suhu refrigerator. Data yang diperoleh hasilnya tidak terdapat perbedaan secara statistik pada sampel serum antara yang diperiksa langsung dan yang ditunda (p >0.050). Pada sampel plasma heparin dan plasma EDTA terdapat perbedaan secara statistik antara yang diperiksa langsung dan yang ditunda (p <0.050) masing-masing pada hari ke-7 dan ke-9, terdapat juga perbedaan secara klinis pada plasma heparin dan plasma EDTA antara yang diperiksa langsung dan yang ditunda masing-masing pada hari ke-9 (25.2%) dan hari ke-15 (22.3%). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ALT pada serum stabil sampai 15 hari, pada plasma heparin stabil sampai 7 hari, dan pada plasma EDTA stabil sampai 13 hari pada suhu simpan 2-8oC.

Full text article

Generated from XML file

References

1. Carraro, Paolo and Plebani, Mario. Errors in a Stat Laboratory: Types and Frequencies 10 Years Later. Padova : Clinical Chemistry, 2007, Vol. 53.
2. Peningkatan Mutu Pemeriksaan di Laboratorium Klinik Rumah Sakit. Kahar, Hartono. 1, Surabaya : Indonesian Journal of Clinical Pathology and Medical Laboratory, 2005, Vol. 12. 38-40.
3. Bishop, Michael L., Fody, Edward P. and Schoeff, Larry E. Clinical Chemistry: Techniques, Principles, Correlations. 6th. China : Lippincott Williams & Wilkins, a Wolters Kluwer, 2010. ISBN 978-0-7817-9045-1.
4. Burtis, Carl A. and Bruns, David E. Tietz Fundamentals of Clinical Chemistry and Molecular Diagnostics. 7th. United States of America : Elsevier Inc., 2015. ISBN: 978-1-4557-4165-6.
5. Departemen Kesehatan RI. Pedoman Praktik Laboratorium Kesehatan yang Benar (Good Laboratory Practice). Jakarta : Departemen Kesehatan, 2008.
6. Evaluation of Stability of Serum on Different Storage Temperatures for Routine Chemistry Analytes. An, Byoungrak and Park, Chang-Eun. 4, Seoul : Korean J Clin Lab Sci., 2014, Vol. 46. ISSN : 1738-3544.
7. Menteri Kesehatan RI. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 1792 Tahun 2010 Tentang Pedoman Pemeriksaan Kimia Klinik. Jakarta : Menteri Kesehatan, 2010.
8. A Comparison of Results for Serum Versus Heparinized Plasma for 30 Common Analytes. Harr, Robert, Bond, Lawrence and Trumbull, Daniel. 7, s.l. : Laboratory Medicine, 1987, Vol. 18.
9. Effects of Heparin, Citrate, and EDTA on Plasma Biochemistry of Cat: Comparison with Serum. Kamali, H. and Mohri, M. 9-10, Mashhad : Revue Méd. Vét., 2015, Vol. 166.
10. Saryono. Biokima Enzim. Yogyakarta : Nuha Medika, 2011. ISBN: 978-602-9129-05-2.
11. BIOLABO. Kit Insert ALT/TGP (IFCC) Single vial. Maizy : BIOLABO SAS, 2014.
12. Bain, Barbara J., Bates, Imelda and Laffan, Michael A. Dacie and Lewis : Practical Haematology 12th ed. China : Elsevier Limited, 2017. 978-0-7020-6696-2.

Authors

Chitra Adzka Nabila Chindara
chitraadzka@gmail.com (Primary Contact)
Nani Kurnaeni
Betty Nurhayati
Sonny Feisal Rinaldi
Chindara, C. A. N., Kurnaeni, N., Nurhayati, B., & Rinaldi, S. F. (2019). STABILITAS AKTIVITAS ALT SERUM, PLASMA HEPARIN, DAN PLASMA EDTA PADA SUHU SIMPAN 2-8oC. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 11(1), 299-305. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v11i1.758
Copyright and license info is not available

Article Details

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>