PERBANDINGAN PREVALENSI INFEKSI MALARIA TERHADAP PEKERJA DALAM DAN LUAR RUANGAN

Ilham Tri santika, Jangkung samidjo onggowaluyo, Suleman Suleman, Entuy Kurniawan

Abstract

Penyakit malaria disebabkan oleh infeksi protozoa dan genus dari Plasmodium yang hidup dan berkembang biak dalam jaringan hati dan sel darah merah manusia yang terinfeksi. Banyaknya kasus endemik dan keadaan luar biasa (KLB) penyakit mlaria yang berkecambuk di suatu daerah menyebabkan korban yang tidak sedikit. Berdasarkan permasalahan tersebut,diatas peneliti tertarik untuk melakukan pengkajian melalui penelitian melihat prevalensi perbandingan infeksi malaria terhadap lingkungan pekerjaan luar ruangan dan pekerja dalam ruangan.dari data jenis pekerjaan yang paling banyak terinfeksi penyakit malaria terbanyak yaitu Buruh tani yang persentasenya 28 orang ,urutan kedua yaitu nelayan yang mendapat presentase 21 orang, urutan ke tiga yaitu pegawai negri sipil (PNS) yang mendapat presentase 13 orang, pada urutan yang keempat yaitu pada ibu rumah tangga 9 orang, selanjutnya di urutan kelima yaitu pekerja tambang senilai 8 orang, dan yang terakhir yaitu pegawai swasta 5 orang (6%), dengan total 84 orang. Untuk klasifikasi  pekerjaan dalam dan luar ruangan di dapatkan dari data pekerjaan yaitu yang paling banyak terinfeksi malaria yaitu pada pekerja luar ruangan 55 orang, dibandingkan pada pekerja dalam ruangan 29 orang. Untuk prevalensi untuk pekerja dalam dan luar ruangan. Didapatkan hasil 65.47% untuk pekerja dalam ruangan 34%. Adanya perbedaan yang signifikan antara pekerja dalam dan luar ruangan di Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi. Untuk penelitain selanjutnya dilakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui hubungan antar pekerja luar ruangan terhadap infeksi malaria di Kabupaten Sukabumi.

Full text article

Generated from XML file

References

1. Sadeli, Martius. Profilaksis Malaria. Padang : Fakultas kedokteran Universitas andalas, 2000.
2. Anonymus. Word Malaria Report 2005. Geneva : RBN/WHO/UNICEF, 2005.
3. Anonim. Sistem Survelis Dalam Program Penanggulangan Malaria Di Indonesia. Jakarta : Depkes RI, 2002.
4. Harjianto, P.N. Epidemiologi, Patogenesis, Manifestasi klinis, dan penanganan . Jakarta : EGC, 2000.
5. Gandhahusada , et al. Parasitologi Kedoteran. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia , 1998.
6. Pramita, Anggun. Koreksi Referensi Nyamuk Di Daerah Endemis . Banjarnegara : s.n., 2014.
7. Tooy , DJ, Bernandus, JB dan Sirosi, A. Deteksi Plasmodium dengan menggunakan real-time polymerase chain reaction. Manado : Universitas Sam Ratulangi Manado, 2013.
8. Wibawa, Panji. Studi Bioekologi Nyamuk Anopheles Sundaicus. Vol.41 . ciamis : s.n., 2013.
9. Zurkarmain, I. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam . 6nd. Jakarta : Balai Penerbit FKUI, 2006.
10. Lasagna, I. Kapita Selekta Kedoketeran Klini . Jakarta : Bina Rupa Aksara, 2009.
1. Sadeli, Martius. Profilaksis Malaria. Padang : Fakultas kedokteran Universitas andalas, 2000.
2. Anonymus. Word Malaria Report 2005. Geneva : RBN/WHO/UNICEF, 2005.
3. Anonim. Sistem Survelis Dalam Program Penanggulangan Malaria Di Indonesia. Jakarta : Depkes RI, 2002.
4. Harjianto, P.N. Epidemiologi, Patogenesis, Manifestasi klinis, dan penanganan . Jakarta : EGC, 2000.
5. Gandhahusada , et al. Parasitologi Kedoteran. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia , 1998.
6. Pramita, Anggun. Koreksi Referensi Nyamuk Di Daerah Endemis . Banjarnegara : s.n., 2014.
7. Tooy , DJ, Bernandus, JB dan Sirosi, A. Deteksi Plasmodium dengan menggunakan real-time polymerase chain reaction. Manado : Universitas Sam Ratulangi Manado, 2013.
8. Wibawa, Panji. Studi Bioekologi Nyamuk Anopheles Sundaicus. Vol.41 . ciamis : s.n., 2013.
9. Zurkarmain, I. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam . 6nd. Jakarta : Balai Penerbit FKUI, 2006.
10. Lasagna, I. Kapita Selekta Kedoketeran Klini . Jakarta : Bina Rupa Aksara, 2009.
11. WHO. Word Malaria Report 2005. Geneva : RBN/WHO/UNICEF, 2005.
12. Knols, B.G.J dan Takken. Malaria Vector Control: Current and future stratgiess. Laboratory Of Entomology. Netherland : wegeningen University And Research Center, 2008.
13. Departemen Kesehatan RI.Epidemiologu Penyakit malaria. Pemberantasa Penyakit Menular dan PenehatanLingkungan Pemukiman . Jakarta : Departemen Kesehatan RI, 2010.

Authors

Ilham Tri santika
ilhamsantika1997@gmail.com (Primary Contact)
Jangkung samidjo onggowaluyo
Suleman Suleman
Entuy Kurniawan
santika, I. T., onggowaluyo, J. samidjo, Suleman, S., & Kurniawan, E. (2019). PERBANDINGAN PREVALENSI INFEKSI MALARIA TERHADAP PEKERJA DALAM DAN LUAR RUANGAN. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 11(1), 262-268. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v11i1.749
Copyright and license info is not available

Article Details

Most read articles by the same author(s)