PENGARUH PENDIDIKAN GIZI MENGGUNAKAN CERITA BERGAMBAR TERHADAP PENGETAHUAN DAN FREKUENSI KONSUMSI SAYUR BUAH PADA SISWA

Authors

  • Dife Nur Tiara Poltekkes Bandung
  • Osman Syarief Poltekkes Bandung
  • Gurid Pramintarto Eko Mulyo Poltekkes Bandung
  • Mira Mutiyani Poltekkes Bandung
  • Sofi Siti Selviyanti Poltekkes Bandung

DOI:

https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v11i1.670

Keywords:

Cerita Bergambar, Pengetahuan, Frekuensi Konsumsi

Abstract

 Konsumsi buah dan sayur yang rendah masih merupakan masalah perilaku makan anak yang paling sering ditemukan. Salah satu faktor yang dominan dalam meningkatkan pengetahuan dan konsumsi sayur buah pada anak adalah adanya paparan yang berulang melalui pendidikan gizi salah satunya adalah menggunakan media cerita bergambar. Cerita bergambar merupakan buku yang berisi illustrasi gambar dan teks yang menceritakan kejadian sehari-hari yang biasanya dialami oleh anak-anak. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental, dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang baik pada kelompok intervensi dan kontrol yang ditentukan berdasarkan kriteria inklusi. Pengambilan data meliputi karakteristik sampel, pengetahuan dan frekuensi konsumsi didapatkan dari pengisian kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi (p) pada pengetahuan sebesar 0.013 dan frekuensi konsumsi sebesar 0.073 atau adanya pengaruh pendidikan gizi terhadap pengetahuan, namun tidak terdapat pengaruh pada frekuensi konsumsi. Disarankan terdapat peran ibu sebagai edukator dan inisiator untuk memotivasi anak dalam mengonsumsi sayur dan buah sesuai dengan anjuran dan adanya paparan berulang oleh pihak guru disela kegiatan belajar mengajar di sekolah.

References

1. Kuspriyanto, Susilowati. 2016. Dalam Daur Kehidupan. Depok: PT Refika Aditama
2. Putri Atika. Peran Ibu sebagai Edukator dan Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak. Universitas Airlangga. 2017;1:236-242.
3. Peraturan Menteri Kesehatan No 41. Pedoman Gizi Seimbang. 2014
4. Kementrian Kesehatan RI. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS 2018). Jakarta : Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI.
5. Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS). Rata-Rata Konsumsi per kkal tahun 2007 sampai 2013 Menurut Jenis Bahan Makanan. Badan Pusat Statistik Indonesia.
6. Bestari, Adriyan. 2014. Pengaruh Edukasi Gizi Menggunakan Media Buku Cerita Bergambar Terhadap Perubahan Konsumsi Buah dan Sayur Anak di Paud Cemara. Semarang : Journal of Nutrition College Vol 3. 918-924
7. Notoatmodjo, Soekidjo. 2007. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: PT. Rineka Cipta
8. Demitri, Athira. 2015. Pengaruh Pendidikan Gizi Tentang Pola Makan Seimbang Melalui Game Puzzle Terhadap Peningkatan Pengetahuan Anak SDN 067690 Kota Medan. Medan : Universitas Sumatera Utara.
9. Nugroho, Arie. 2018. Pengaruh Media Pendidikan Gizi (Komik) terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Perubahan Berat Badan pada Anak Sekolah Dasar dengan Obesitas. Lampung : Poltekkes Tanjung Karang Lampung Jurusan Gizi
10. Suhardjo. 2007 Berbagai Cara Pendidikan Gizi. Jakarta : Bumi Aksara
11. Sirajuddin, Mustamin. 2015. Survey Konsumsi Pangan. Jakarta : Buku Kedokteran EGC
12. Melfa, Surmita. Penyuluhan Gizi dengan Pengembangan Food Model ‘Piring Makanku’ Meningkatkan Perilaku Konsumsi Makanan Seimbang Pada Remaja. Bandung : Poltekkes Kemenkes Bandung. 2018.
13. Nuryanto. 2014. Pengaruh Pendidikan Gizi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Tentang Gizi Anak Sekolah Dasar. Semarang : Jurusan Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro

Downloads

Published

2019-07-09

How to Cite

Tiara, D. N., Syarief, O., Eko Mulyo, G. P., Mutiyani, M., & Selviyanti, S. S. (2019). PENGARUH PENDIDIKAN GIZI MENGGUNAKAN CERITA BERGAMBAR TERHADAP PENGETAHUAN DAN FREKUENSI KONSUMSI SAYUR BUAH PADA SISWA. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 11(1), 165-172. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v11i1.670

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>