PENGGUNAAN TEPUNG BIJI KLUWIH (Artocarpus communis) SEBAGAI SUMBER KARBOHIDRAT MEDIA ALTERNATIF UNTUK MENUMBUHKAN Trichophyton rubrum

Annisa Farhana Ahmad, Sulaeman Sulaeman, Yuliansyah Sundara Mulia, Samidjo Jangkung O.W

Abstract

Dermatofitosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh golongan jamur dermatofita, golongan jamur ini dapat mencerna keratin kulit karena memiliki daya tarik kepada keratin (keratinofilik). Untuk mendiagnosis jamur tersebut, dilakukan penanaman pada media SDA. Sumber karbohidrat SDA bisa diganti dengan bahan lain yang lebih murah seperti tepung biji kluwih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi tepung biji kluwih (Artocarpus communis) sebagai sumber karbohidrat alternatif untuk menumbuhkan jamur Trichophyton rubrum penyebab dermatofitosis. Penelitian ini bersifat quasi exsperiment, menggunakan 3 replikasi dan 4 perlakuan yaitu konsentrasi tepung biji kluwih 3 level konsentrasi yaitu 10% ,20% dan 30%, untuk kontrol digunakan SDA (kluwih 0%).  Inokulasi jamur Trichophyton rubrum secara single dot pada media SDA dan media alternatif tepung biji kluwih yang diamati setiap 24 jam selama 14 hari. Pengamatan dilakukan secara makroskopis (mengukur diameter) dan mikroskopis (hifa, mikrokonidia dan makrokonidia)  Hasil data pertumbuhan Trichophyton rubrum kemudian dianalisis secara non parametrik menggunakan Kruskal Wallis. Kesimpulan pada penelitian ini pertumbuhan Trichophyton rubrum pada media alternatif tepung biji kluwih lebih optimal dibandingkan dengan kontrol. Diameter koloni Trichophyton rubrum tumbuh optimal pada konsentrasi 30%.

Full text article

Generated from XML file

References

1. Ghannoum, M A and Isham, N C. 2009, Clinical Mycology. 2nd ed 2009. Dermatophytes and dermatophytoses. Brazilian Journal of Microbiology, pp. 375-384.
2. Siregar, R S. Penyakit Jamur Kulit Edisi 2, 17-21. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran BGC., 2004. pp. 17-21.
3. Jawetz, Melnick and Adelberg. Medical Microbiology Edisi 26. USA : MeGraw-Hill, 2013.
4. Bridson , E Y. The Oxoid Manual 9th Edition 2009, 304-307. England : Oxoid Limited, Wade Road, Basingstoke, Hampshire RG24 8PW, England, 2009.
5. Barnett, H L and Hunter, Barry B. Ilustrated Genera Of Imperfect Fungi 4th Edition. s.l. : Minnesota: APS Press, 1998.
6. Jiwintarum , Yunan, et al., et al. 2017, Media Alami Untuk Pertumbuhan Jamur Candida Albicans Penyebab Kanidiasis Dari Tepung Biji Kluwih (Artocarpus communis). Jurnal Kesehatan Prima, pp. 158-170.
7. Rahmawati, R. 2016, Pertumbuhan Jamur Pada Media Biji Kluwih Dan Biji Nangka Sebagai Substitusi Media PDA. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Authors

Annisa Farhana Ahmad
annisafarhanaa@gmail.com (Primary Contact)
Sulaeman Sulaeman
Yuliansyah Sundara Mulia
Samidjo Jangkung O.W
Ahmad, A. F., Sulaeman, S., Mulia, Y. S., & O.W, S. J. (2019). PENGGUNAAN TEPUNG BIJI KLUWIH (Artocarpus communis) SEBAGAI SUMBER KARBOHIDRAT MEDIA ALTERNATIF UNTUK MENUMBUHKAN Trichophyton rubrum. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 11(1), 337-343. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v11i1.780
Copyright and license info is not available

Article Details

Most read articles by the same author(s)